Mbak Tutut dan Titiek Sepakat Rumah Cendana Dijadikan Museum

1

JAKARTA — Rumah sederhana di Jl. Cendana No 6-8-10, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat menjadi saksi Bapak Pembangunan memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 32 tahun.

Menilik dari nilai sejarahnya, Mbak Tutut dan Titiek Soeharto menyatakan sepakat kalau Rumah Cendana akan dijadikan museum.

“Direncanakan rumah ini kita jadikan museum,” kata Titiek Soeharto kepada wartawan di sela-sela penantian datangnya sesepuh Partai Golkar di Rumah Cendana, Sabtu (9/12/2017).

Rumah Cendana dijadikan museum
Foto Keluarga Besar HM Soeharto (dok Cendananews.com)

Lebih lanjut, Titiek menerangkan, alasan rumah pribadi Pak Harto dijadikan museum agar masyarakat tahu rumah Presiden kedua seperti apa.

“Rumah yang sederhana,” terangnya.

Rumah Cendana dijadikan museum
Rumah Cendana (dok cendananews.com)

Hal senada juga disampaikan Mbak Tutut, pihak keluarga sudah menyepakati rumah peninggalan Pak Harto dijadikan museum. Rumah tersebut juga akan dibiarkan sebagaimana mestinya

“Iya, kami sekeluarga sudah sepakat rumah ini akan dijadikan museum. Normal sama seperti biasanya pada waktu Bapak dan Ibu masih hidup, rumah yang sederhana,” ungkapnya.

Sumber: Mbak Tutut dan Titiek Sepakat Rumah Cendana Dijadikan Museum

Mungkin anda juga ingin membaca
Kamu Harus Kuat Pagi itu saya berpakaian rapi dan resmi, karena pagi itu bapak akan menyampaikan pidato berhentinya dari Presiden di istana Merdeka. Di Cendana saya m...
SAAT-SAAT TERAKHIR BAPAK BERSAMA KAMI Malam itu, tanggal 25 Januari 2008, bapak menghendaki dhahar (makan) Pizza. Kami mencari… Titiek dan Mamiek sibuk minta batuan temannya untuk mencarik...
Perias Pernikahan Cucu HM Soeharto Bawa Sejumlah Uborampe ke Jakarta YOGYAKARTA — Perias pengantin upacara pernikahan cucu presiden ke-2 RI HM Soeharto, asal Yogyakarta, Tienuk Rifki membawa sejumlah sajen dan 12 orang ...
HATIMU JUGA HARUS BERKERUDUNG AJARAN ALLAH Dulu sebelum naik haji, saya suka pakai kerudung. Tetapi hanya ketika ada acara-acara yang mengharuskan saya berkerudung. Seperti acara ke pondok Pesa...
Bapak Kami Melarang Dendam Dalam heningku di bulan Ramadhan ini, teringat aku suatu peristiwa yang tak akan aku lupakan selamanya. Ketika 20 tahun lalu, Mei 1998, Bapak (Jendera...
MEMERANGI LEPROPHOBYA (3): TITIK TERANG DI SUDUT HARAPAN Selepas dari kunjungan ke Rumah Sakit Sitanala, di setiap kerja saya ke daerah, selalu memberikan penyuluhan pada masyarakat muda maupun tua. Merek...
TUTUT SOEHARTO: BAPAK MINTA KAMI SABAR DAN TAK DENDAM Cendana News - Hajjah Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut Soeharto), memberi tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Darus...
Baca Juga:  Sekar dan Ajie, Witing Tresno Jalaran Seko Kulino
1 Comment
  1. Bengkeldodo says

    Sepakat jika skan dijadikan musium … sebab banyak sekali orang 2 yg rindu pada bapak.. minimal bisa untuk mengobati kerinduan

Leave A Reply

Your email address will not be published.