Libatkanlah Selalu TUHAN dalam Perjalanan Hidupmu

1

Suatu hari, saya bertanya pada bapak. “Bapak, kenapa saya merasa sudah berbuat benar, dan saya yakin, saya telah melakukan yang benar, tapi hasilnya di luar yang saya mau.”

Bapak menjawab dengan tegas: “ Karena, ALLAH lebih tahu apa yang sebenarnya kamu butuhkan wuk (nduk…), bukan yang kamu mau. Oleh karena itu, libatkanlah selalu TUHAN dalam perjalanan hidupmu. Jangan sekali-kali kamu meninggalkan-NYA.”

“Sendiko pak. Nyuwun sewu pak. Lalu apa yang harus saya lakukan, bila saya dihadapkan pada sebuah pilihan, yang saya pun masih ragu dalam menentukan,” tertegun saya bertanya.

Ngene wuk, kalau kamu ragu menentukan sikap, ambil air wudhu, laksanakan sholat. Setelah itu, bicaralah pada-NYA. ALLAH selalu bersama hambanya yang beriman, dan memohon pertolongan pada-NYA. Sampaikan apa yang menjadi keraguanmu. Insya ALLAH, kamu akan mendapat jawaban,” terang Bapak.

“Bagaimana saya tahu kalau saya sudah mendapat jawaban, dan itu jawaban dari ALLAH,” bertanya saya ingin tau.

“ ALLAH itu MAHA BIJAKSANA, kamu akan diberi kepekaan hati, untuk mengetahui, bahwa itu jawaban dari ALLAH. Hanya kamu dan ALLAH yang tahu. Bahkan bapak saja tidak akan tahu. Mulane wuk, bersandarlah selalu hanya pada ALLAH, agar tidak salah kamu melangkah di jalan-NYA, mendapat yang kamu butuhkan, diberi rachmad, ridho, petunjuk dan kasih sayang-NYA, dan rezeki, selalu berlimpah untukmu dan keluargamu …aamiin.”

“Aamiin ya ROBB. Matur sembah nuwun bapak.”

Baca Juga:  MEMERANGI LEPROPHOBYA (2): MENEMANI PENDERITA

“Bapak Ibu sayang, tenanglah diatas sana… doa kami selalu mengiringimu … we love you always

“Yaa ALLAH, jadikan bangsa dan Negara kami, selalu penuh dengan rahmat dan ridho-MU, kasih sayang-MU, lindungan-MU, petunjuk-MU, dan rizki-MU …. Aamiin.”

Jakarta 7 Januari 2019
Selepas sholat subuh

Siti Hardiyanti Rukmana

Mungkin anda juga ingin membaca
Jalan Tol V: Mintalah Petunjuk pada Tuhan Sahabat, Usai pelaksanaan tiang pancang pertama, dikatakan, menandai proyek North South Link mulai dikerjakan. Namun apa yang terjadi pada saat itu, ...
Kamu Harus Kuat Pagi itu saya berpakaian rapi dan resmi, karena pagi itu bapak akan menyampaikan pidato berhentinya dari Presiden di istana Merdeka. Di Cendana saya m...
TMII Warisan Ibu Untuk Lestarikan Budaya Bangsa JAKARTA - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) merayakan HUT ke-44 tahun, bertema "Taman Mini Indonesia Indah Merupakan Budaya Bangsa Sebagai Wujud Bhinn...
Keluarga Cendana Gelar Haul ke 11 Pak Harto JAKARTA – Keluarga Cendana menggelar haul ke 11 wafatnya Presiden ke 2 RI, Jenderal Besar HM Soeharto. Haul digelar dengan mengirim doa melantunkan Su...
Nikmati Hidup ini Teringat akan suatu saat di tahun 80-an dimana waktu itu aku akan mencoba ikut tender jalan tol yang diselenggarakan oleh Jasa Marga. Namun sebelumnya...
Kenapa Saya Dipanggil Tutut Ada yang menanyakan kenapa saya dipanggil Tutut. Sebetulnya bukan sahabat saja yang bingung dengan nama panggilan itu. Waktu saya masih kecil, saya pe...
Jalan Tol II: Terlalu Menarik untuk Diabaikan Sahabat, Sebelum saya bercerita pengalaman saya membangun jalan toll, izinkan saya sedikit mengulas sepintas, mengapa pemerintah, mengajak swasta unt...
1 Comment
  1. martin wenas says

    Suatu peringatan yang paling tepat dan nasehat alm. Bpk yang paling penting dalam kehidupan saya dan untuk kita semua….”“ Karena, ALLAH lebih tahu apa yang sebenarnya kamu butuhkan wuk (nduk…), bukan yang kamu mau. Oleh karena itu, libatkanlah selalu TUHAN dalam perjalanan hidupmu. Jangan sekali-kali kamu meninggalkan-NYA.”
    Kiranya YME memberikan kebahagian disisiNYA. Amin.

Leave A Reply

Your email address will not be published.