Kenapa Saya Dipanggil Tutut

Oleh: Siti Hardijanti Rukmana

2

Ada yang menanyakan kenapa saya dipanggil Tutut. Sebetulnya bukan sahabat saja yang bingung dengan nama panggilan itu. Waktu saya masih kecil, saya pernah menanyakan hal tersebut pada bapak dan ibu saya.

“Bu, kenapa kok dalem (saya) dipanggil Tutut?”

Jenengmu kuwi wuk (namamu itu nak), Siti Hardiyanti Hastuti. Bapak dan Ibu memilih panggilanmu dari nama yang terakhir. Tuti dari Hastuti.” Ibu menjelaskan “Bapak ibu selalu nimbali (memanggil) Tut… Tuti. Tapi, kadang-kadang kalau dipanggil, nggak mau nengok. Untuk menarik perhatian kamu, bapakmu membuat panggilan lucu, Tut, Tut, Tut… Waduh, keretanya mau lewat, berulang-ulang baru kamu nengok sambil tertawa wuk. Karena kebiasaan, akhirnya dipanggil Tutut.”

“Oooo, begitu tho bu. Saya kira…, saya kira …, saya kira …” saya menanggapi sambil garuk-garuk kepala.

“Saya kira apa tho wuk?” Ibu bertanya, sambil memandang wajah saya heran.

“Anu bu, saya kira, karena ibu dulu suka kentut, nyuwun sewu bu.” Saya menjawab sambil menyembah mohon maaf.

Hush… kowe ki bocah nakal.” Ibu menjawab sambil tertawa geli. Bapak pun tersenyum mendengarkan pembicaraan kami berdua.

Bapak, Ibu tercinta .. We love you, and miss you… GBU.. aamiin.

Mungkin anda juga ingin membaca
Jalan Tol VI: Sosrobahu yang Berarti Seribu Pundak Sahabat, Dengan dapatnya kami bridging finance dari sumber di luar negeri, membuat semangat kami semakin terpacu. Mengingat banyaknya waktu yang tela...
TUTUT SOEHARTO: BAPAK MINTA KAMI SABAR DAN TAK DENDAM Cendana News - Hajjah Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut Soeharto), memberi tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Darus...
Tutut Soeharto Hibur Anak-anak di Pengungsian Kalianda LAMPUNG - Siti Hardiyanti Rukmana atau akrab pula disapa Mbak Tutut Soeharto menyebut, ikut berempati pada korban bencana alam tsunami di Lampung Sela...
Tutut Soeharto: TMII Membentuk Jatidiri Bangsa JAKARTA — Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di 2018 memasuki usia ke-43 tahun. Sebuah usia yang cukup matang karena melalui berbagai ujian dan tantang...
Mbak Tutut dan Titiek Sepakat Rumah Cendana Dijadikan Museum JAKARTA — Rumah sederhana di Jl. Cendana No 6-8-10, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat menjadi saksi Bapak Pembangunan memimpin Negara Kesatuan Republ...
MENCUKUR DARI BAWAH POHON SAMPAI PRESIDEN Sejak bapak pindah tugas dari Semarang ke Jakarta, ---sebelumnya bapak menjabat Panglima Diponegoro di Semarang, lalu sekolah SESKO di Bandung---, dib...
Tutut Soeharto Apresiasi Pemkab Lamsel Tangani Pengungsi Tsunami LAMPUNG - Siti Hardiyanti Rukmana atau akrab pula disapa Mbak Tutut Soeharto, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) dalam upaya ...
Baca Juga:  Libatkanlah Selalu TUHAN dalam Perjalanan Hidupmu
2 Comments
  1. Lhia Sandre says

    Salam mbak Tutut…

  2. Hasan Safari says

    Mba tutut yth.
    Maaf jika saya lancang, bagaimana mendapatkan foto-foto Alm. Pak Harto saat berada dirumah dengan keluarga. Saya sudah mencari di perpustakaan di taman mini, tapi untuk bisa mendapatkan foto-foto yang dimaksud, saya harus bayar cukup mahal. Saya mencoba secara scan album, tapi tidak diijinkan. emain saya ; hs.sf767@gmail.com
    Saya dulu semasa sma sampai kuliah selalu setia mengikuti acara kerja beliau, acara kesukaan saya, kalau beliau sedang incognito dan temu wicara pada masyarakat, atau acara mancing bersama keluarga.
    Terima kasih atas perhatiannya.

    Hasan Safari.

Leave A Reply

Your email address will not be published.