24 TAHUN YANG LALU

45

Dua puluh empat (24) tahun yang lalu, tepatnya tanggal 28 April 1996, Ibu kami tercinta telah dipanggil Allah SWT. Pada saat itu saya sedang bertugas memimpin sidang organisasi donor darah dunia (di Prancis dan Kemudian di London). Alhamdulillah, pada saat itu saya menjabat sebagai Presiden Donor Darah Dunia.

Ibu Tien tahun 1950an

Betapa terkejut ketika saya mendengar berita ibu telah tiada. Pada saat saya berangkat, ibu masih segar bugar. Mendengar kabar lelayu (berita Ibu wafat), saya langsung kembali ke Jakarta. Itulah perjalanan paling lama yang saya rasakan selama saya bepergian.

Penerbangan yang saya dapat waktu itu SQ, dan harus berhenti si Singapore. Untuk mempercepat waktu, suami saya menjemput saya di Singapore. Kami langsung menuju ke Solo. Jenazah ibu sudah ada disana.

Setelah bertemu ibu dan bapak, kami berangkat ke makam di Giribangun. Saya menemani bapak satu mobil. Di dalam perjalanan menuju makam, dengan suara yang dalam, tiba-tiba bapak bercerita.

“Ibumu pagi itu, mengeluh”
“Bapak, aku kok susah nafas yo”
“Bapak tanya mana yang sakit bu”
Ibumu bilang “Ora ono sing loro (tidak ada yang sakit), mung susah nafas pak (hanya susah nafas pak)”

Bapak bertanya lagi, “Dadanya sakit nggak bu”
Ibumu berbisik “ Ora ono (tidak ada)”
Bapak rebahkan ibu dengan bantal yang agak tinggi, karena ibumu susah nafasnya.
Bapak panggil ajudan untuk segera menyiapkan ambulans. Ibu harus dibawa ke rumah sakit segera.

Saya mencoba bertanya ke bapak “Jadi ibu tidak mengeluh sakit sedikitpun pak?”
Bapak menjawab dengan tegas, “Tidak, ibu hanya mengatakan susah nafas.”
“Jam berapa itu pak?” saya bertanya.
“Kurang lebih jam 3” kata bapak. Berarti setelah bapak sholat tahajut.

Kemudian bapak melanjutkan ceritanya, “Di dalam perjalanan, ibumu sudah tidak sadar. Sampai di rumah sakit, semua dokter sudah berusaha untuk membantu ibumu. Tapi, Allah berkehendak lain.”

Bapak terdiam tidak bicara lagi. Sepertinya, bapak ingin mengungkapkan perasaan hati yang kehilangan ibu dengan bercerita.

Tak dapat saya bendung air mata saya.

Bapak dan ibu tak pernah berjauhan. Beliau berdua saling mencinta, saling mendukung, dan saling membantu. Begitu yang satu tidak ada lagi di kehidupan, maka akan terasa, ada sesuatu yang hilang dalam dirinya.

Lalu saya mendengar berita tersebar, bahwa ibu wafat karena tertembak oleh adik-adik saya. Saya heran, siapa manusia yang tega menyebarkan berita keji tersebut. Demi Allah, apa yang bapak ceritakan, itu yang terjadi. Tadinya saya akan diamkan saja. Tapi rasanya berita itu semakin diulang-ulang ceritanya oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Sebelum Allah memanggil saya, masyarakat harus tahu kebenarannya. Dan alhamdulillah sekarang ada medsos, yang alhamdulillah, sayapun ikut aktif di sana. Siapapun yang membuat cerita itu, dan siapapun yang ikut menyebarkan, kami serahkan pada Allah untuk menilainya. Karena kami meyakini, bahwa Allah adalah Hakim Yang Maha Adil.

Sahabat…, terima kasih yang tulus kami sampaikan, atas doa yang selalu dilantunkan untuk Ibu dan Bapak kami tercinta. Semoga Allah SWT, membalas dengan berlipat ganda… Aamiin.

Terima kasih kami haturkan ya Allah, telah memilihkan kami terlahir dari seorang ibu yang baik, bijaksana, hormat pada orang tua dan suami dan sesepuh, penuh kasih sayang, peduli pada yang berkekurangan, membantu yang membutuhkan, memberi pada yang tidak berkecukupan.

Ya Allah ampuni dosa ibuku…
Maafkan segala kesalahannya…
Terimalah semua amal ibadahnya…
Tempatkan ibuku di sorga-Mu yang terindah, bersama Bapak dan bersama orang-orang yang datang sebelum kami, yang beriman dan Engkau sayangi.

Ibu… tenanglah di atas sana…
Doa kami selalu menyertaimu…
We love you always ibu…

Jakarta 29 April 2020
Hj Siti Hardiyanti Rukmana

45 Comments
  1. Nuralam says

    Aamiin ya Allah

  2. Subhan says

    Masyallah

  3. Sri Mulaningsih says

    Sabar ya Mba Tutut sy yakin Ibu & Bapak adalah seorang Pahlawan untuk negara ini,sy pengagum Beliau berdua dan semoga tenang di Surga Allah Al Firdaus,Aamiin
    Berjuang terus Mba Tutut untuk Negara ini sedih sy liat negeri ini dirusak oleh orang yg hanya pencintraan dan tak bertanggung jawab

  4. Bambang supriyadi says

    Bu saya bambang supriyadi anak dari purnawirawan wagimin yg waktu kecil tinggal diasrama jogja bersama ayahnda tercinta pa soeharto bapak saya sangat dekat karena nasib berbeda ayah saya tugas dibrebes jawa tengah.
    Ibu saya menawarkan produksi saya saat ini hazmat masker buat sosial barang kali ibu butuh saya siap produksi sebanyak mungkin sesuai permintaan mohon dibantu saya usaha kecil salam hormat saya dari dpc berkarya

  5. Irfan says

    Alfatiha utk pak Harto dan bu Tin, semoga diberi nikmat kubur

  6. angga says

    Al Fatihah..

  7. Reni ohorella says

    Ibu dan bapa adalah seorang pemimpin yg betul2 bangsa dan rakyat ini sangat anggungkan dan sangat merindukan sosok BP Soeharto kembali.kapan seorang pemimpin seperti bapa Soeharto bisa hadir kembali? Di tengah2 rakyat sedang menangis saat ini.

  8. Irfan says

    Setelah 24 tahun akhirnya baru tau kisah yg sebenarnya

  9. Awaluddin says

    Al-fatihah, untuk almarhumah ibu Tien & alm. Bapak Soeharto..

  10. Istilawati says

    Semoga Allah mengampuni dosa2 ibunda.. menerima semua amal baiknya.. dilapangkan dan diterangi alam kuburnya..
    Tidak terasa sdh 24 tahun berlalu
    Saya ingat hari meninggalnya beliau, krn pada saat itu saya sedang melakukan ibadah haji.. wukuf tgl 27 April bertepatan dg ultah saya yg ke 25 tahun.. tgl 28 april ketika menelpon keluarga di indonesia utk kasih kabar krn telah selesai melaksanakan wukuf saya mendengar berita meninggalnya Ibunda..
    Semoga fitnah atas beliau menjadi wasilah penggugur dosa dan pemberat amal kebaikan..
    Siapapun yg memulai menyebar fitnah, semoga segera bertaubat dan meminta maaf kepada keluarga..

  11. Leni Marlina says

    Semoga Eyang putri dan eyang Kakung di tempat di Jannah Allah SWT yg terindah

  12. Ompugado Tambora says

    Semoga allah swt mengabulkan segala do, a do, ax Ibu.. Aamiin ya rabbal alamin..

  13. Syafaatul Djamilah says

    Alloh maha mengetahui .

  14. Hamdani says

    Terima kasih utk klarifikasi dan konfirmasi informasinya mba, informasi negative yang telah beredar memang perlu diluruskan kebenarannya.

  15. Camelia says

    Aamiin ya Allah…
    selamanya kami bangga dengan bapak dan ibu
    Sebagai pemimpin negeri ini..kami rindu pada bapak dan ibu.. semoga Allah menempatkan bapak dan ibu di surga Nya yg terindah… aamiin

  16. Sub Khan Mahrus says

    Assalammualaikum…ibu.. maaf kan kami berita berita yg miring itu masih banyak yg tersebar di medsos..kadang kami heran orang orang yg TDK bertanggung jawab memanfatkann situasi.berita yg tersebar mulai dari kudeta kepimpinan presiden Soekarno ke presiden soeharto.sehingga kami diantara percaya d tidak..tolong ibu untuk menanggulangi sejarah yg TDK betul..tolong ibu aktif d medsos d tulislah bapa yg ibu tahu.d insyaallah ibu bijak dlm menyikapi insyaallah ibu termasuk orang-orang yg di cintai Allah SWT Ami

  17. Misrin says

    Aamiin semoga panjenengan sekeluarga selalu sehat walafiat dlm lindungan Allah SWT…

  18. Abi Saifuddin says

    Saya tinggal di Aceh, pada tahun 1978 Bapak Suharto meresmikan jalan di Bireun Aceh bersama pak Markam. Beliau setelah turun helikopter berjalan kaki bersama rombongan menuju tempat peresmian, kami siswa berdiri dipinggir jalan melambaikan tangan dan beliau terseyum daya begiti dekat dgn beliau itu. Sesudah itu saya selalu sangat mencintai beliau. Saya klo ke Jakarta selalu melewati jalan Cendana melihat rumah pak Harto untuk melepas rindu, ingin sekali berphoto didepan rumah beliau tidak berani kareana ada penjaganya. Entah kapan niat itu terlaksana, saya pun sdh tua sdh berumur 62 th, 3 thn lahi sdh pensiun. Sebagai seorang dosen selalu saya kisahkan keberhasilan dan karakter pak Harto sebatas yg saya ketahui dari membaca dan mendengar berita. Semoga pembusukan dan pembalikan fakta terhadap beliau segera berakhir. Berilah penghargaan gelar sebagai pahlawan nasional atas jasa-jasa beliau. Semoga Allah menempatka beliau bersama Bunda Tien di Suyiga jannatun naim, jadikanlah kuburan beliau sebagai Raufah taman2 Syurga. Aamiin

  19. Joko priyono says

    Innalillaahi wa innailaihi raji’uun. Semoga Almarhumah Ibu Tien Soeharto husnul khotimah. Aamiin

  20. Vina says

    Al fatihah utk R.A Siti Hartinah binti K.P.H Soemoharjomo
    Al fatihah utk H.M Soeharto bin Kertosudiro
    Shalallaahu A la Muhammad

    Bagi sy (nth gk tau knp) cendana adalh sebuah trah yg tdk akn tergantikn. Sebuah dinasti yg d dlmny .. (sy bngung klmt ap yg hrs d gunakn).
    Intinya Cendana Family adalh sebuah Trah Dinasti yg pnuh dg kharisma jg misteri yg d dlmny bnyk bgtu cerita.
    Sy dari kecil yg notabene hny tau mrk adlh presiden dan ibu presiden, brlnjut ngikutin gaya kerudung bu tutut, suka dg ibu mamiek.. intiny dari blm tau apapn ttg cerita mrk dsb smpi akhrny bsa mnggali lbh jauh cerita mrk (cendana) slalu kagum dan bangga.
    Utk almh ibu tien dg sgla keanggunan, toto kromony, pkaianny bliau.
    utk alm pk harto dg sgla kelmbutan jg kesopanan bliau tp berkharisma
    ank² bliau.. wahh klo d ceritain kbanggan sy gk kn hbis klmtny sking bgtu bnykny.

    Bhkn smpi skrg jk sy lht/dngr nma cendana d jkrt bangga dan slalu pnasaran,dulu sempt ngikutin akun ig fanbase pk harto tp skrg akunny gk aktf.ktny mo d bikin museum tp gk tau apkh sdh terealisasi.. dan jk sdh ada nth kpn sy bsa k sna.. krn sikon skrg trutma fktor keu sy prbdi yg terefek mnjd zero).

    Skrg nth it cikeas, tengku umar, dll tdk kn bsa smpi kpnpun mnggantikan nma besar cendana.
    Sebut aj nma jln cendana d jkrt psti smua org akn slalu teringt dg alm pk harto bserta klrga.

    A pride dan prestige yg d miliki Cendana trah tdk akn lekang olh waktu dan blm ada yg bsa mnggantikn smpi skrg, mngkn smpi kpnpun.

    Sehat, bahagia dan penuh keberkahan slalu utk cendana family

  21. Niita says

    Aamiin Ya Robbal alamiin.. Beliau berdua skrg sudah tenang di sisiNya. Rindu rasanya.. Beliau berdua blm tergantikan.. Belum ada lg yg sehebat, aebaik dan sebijak beliau berdua..
    Semoga surga terindah tempat beliau berdua.
    Alfatihah…

  22. Suwandi says

    Alfatihah…buat Alhm. Ibu Tien Soeharto..

  23. Oma.athifah@gmail.com says

    Ya Allah ampuni dosa ibu Tien Soeharto tempat almarhum d Surga Firdaus.aamiin. Semoga yg menyebar fitnah d beri kesadaran..aamiin

  24. Anggoro Kasih says

    saya percaya… smoga Allah memberikan tempat terbaik, mengmpuni segala Dosanya karena Manusia tidak ada yg sempurna, tetapi pak H.Suharto dan Ibunda Hj.Suhartini adalah diantara manusia Indonesia Terbaik.. smoga Darma Bhaktinya Untuk Negri menjadi Tauladan kita semua Aamin

  25. Lamisah says

    Subhanallah, mbak sy adalah salah satu pengagum keluarga cendana. Cita2 sy dulu ingin sekali memeluk ibu Tien dan mbak tutut. Dan berjabatan tangan dgn bpak. Apalah daya sy orang hidup sederhana, tapi punya keinginan ingin sekali memeluk mbak tutut dan mencium tangannya mbak. Sy Lamisah ibu rmh tangga dgn lima anak. Tinggal di desa terpencil kecamatan galing Sambas kalbar. Semoga mbak dan keluarga sehat selalu, panjang umur rezeki lancar. Sy berharap salah satu keluarga cendana ad yg jadi pemimpin negri ini aamiin. Mbak aku sayang mbak dan keluarga mbak. Al-fatihah utk Bpk Haji Muhammad Suharto dan ibu Tien Suharto. ILove you

  26. Widya Assyahidah says

    Tahun 1996 saya masih kls 2 SD dan sy nonton di rumah tetangga berita TVRI kalau ibu tien wafat dan percaya atau tidak kami semua yg nonton berita Nangis, Allahhu yarham semoga almarhumah ibu tien dan Bok Soeharto di ampunkan dosanya di beri tmpat terbaik di sisi Allah SWT…. Allahummagfirlaha warhamha
    Alfatihah…

  27. Romadhona says

    Waktu itu sy kls 2 sd, sungguh sejarah bagi diri saya ketika waktu itu seluruh rakyat berduka yg mendalam atas wafatnya ibu negara, di mana ketika itu rasa cinta tanah air masih sangat kuat, apa lagi saat-saat siaran televisi menyiarkan berita duka tsb dengan di iringi lagu gugur bunga, nostalgia sejarah republik Indonesia kehilangan ibu negara yg di cintai

  28. Wahyu says

    Alhamdulillah mba tutut soeharto atas pernyataannya, smoga dptmenambah wawasan sya pribadi.
    Sya sbgai rakyat jelata memang benar mendengar berita ats wafatnya ibu tercinta dg isu yg beredar sperti hal d atas,tp sy masih penasaran ttg hal itu. kini pernyataan panjenengan mba telah menjawab rasa ketidak percayaan sy dn ternyata berita itu hnya fitnah..
    Maaf sebelumnya….
    .
    Smga amal bpak dn ibu d terima allah taala dn d tempatkan d surganya allah taala.
    Salam demokrasi

  29. Dhany Bangert says

    Inilah yang kurasa punya Bapak Negara & Ibu Negara yang sesungguhnya. Dalam hati saya selalu berkata untuk para pemimpin Negara lainnya di dunia ini: “Bagaimana mungkin engkau akan setia dengan Ibu Pertiwi jika wanita yang engkau sukai demikian banyak”?

    Sebagian besar pemimpin Negara dengan kesetiaan sempurna terhadap pasangannya adalah kriteria mutlak bagi mereka yang “bermimpi” untuk menjadi Pimpinan Tertinggi suatu Negara.

    Istirahatlah dalam Keindahan Surgawi Ibu Tien,

  30. Rakhman Eman says

    Semoga almarhum dan almarhumah husnul khotimah. Aamiin… Alfatihah…

  31. Nurul Djibran says

    Ma syaa Allah tabarakallaah…… Do’a terbaik tuk bapak dan ibu
    Al Fatehah tuk bpk Soeharto dan ibu Tin

  32. Abu Wiyasya says

    Semoga bapak dan ibu mendapatkan tempat terbaik disisiNya

  33. Royadi says

    Semoga indonesia jaya kembali

  34. Maelani M says

    Aamiin ya allah…. semoga allah menempatkan Alm. Bapak Presiden Soeharto dan Ibu Tien di dalam surga terindahnya…

  35. Rina Ikasari says

    Utk menelaah sesuatu itu benar dan salah… Mmg butuh waktu…seperti hadist…semakin kesini akan semakin diketahui mana yg shahih mana yg lemah atau palsu.

    Dulu saat saya masih muda remaja pernah merasa kurang menyukai pak Harto dan keluarga walau mungkin bapak saya pernah mencoba menjelaskan dr sudut pandang seorang tua yg bijaksana .. akan tetapi ,namanya anak muda hal itu belum bisa diterima secara menyeluruh.
    Namun seiring usia bertambah senja, semakin bisa menilai dan memahami semua aspek.

    Kekaguman PD pak Harto menjadi tumbuh…. Seandainya saja saat itu presiden Indonesia TDK sebijak beliau tentu negeri ini lebih cepat runtuhnya….
    Berhubung negeri ini terlalu lama di jajah …sehingga kepribadian menjadi terbentuk begitu mudah terprovokasi… , Kurang nya ilmu sehingga sulit memahami….kondisi yg sesungguhnya .

    JD kalo sikap pak Harto sedikit otoriter ,sep nya mmg dibutuhkan saat itu…, Jika TDK ya sep saat ini semua jd amburadul. Semua mau jalan sendiri, mau menang sendiri …. bekerja TDK sistematis, grass grusu…. Selalu ada keberpihakan yg berat sebelah. Hubungan interaksi antara pemimpin TDK ada yg menjembatani…akibatnya saling salah karena TDK ada yg dihormati atau disegani.

    Thankyou pak Harto …yg telah banyak sumbangsih utk negeri ini ..begitu banyak yg bisa diambil dr bapak sebagai pelajaran hidup kami kedepan….

  36. Nazri says

    Allahummafirlaha wahamha waafihi waqfuanha

  37. Tholib says

    Assalamualaikum wr wb
    Mba Tutut yg saya hormati, terus terang sudah lama sy ingin bertemu langsung dg mba Tutut sbg anak tertua Bpk Soeharto untuk menyampaikan permohonan maaf saya kepada almarhum Bpk Soeharto dan seluruh keluarga besarnya, karena setidaknya pada waktu itu baik melalui ucapan maupun prasangka sy telah berbuat dosa karena sering mengghibah dan berbicara buruk tentang keluarga Bpk Soeharto, Mba Tutut, Mas Bambang, Mas Tommy dan yg lain.
    Ijinkan di Bulan Ramadhan ini Mba Tutut berkenan memaafkan sy, semoga almhum Bpk Soeharto dan Ibu Tien diampuni dosa2nya oleh Alloh SWT aamiinn

  38. Pejuang Aspal says

    kami masyarakat kecil nusantara ( indonesia ) sewaktu jaman orba semasa saya kecil hidup aman nyaman jajan & kebutuhan pokok murah ga kaya sekarang mencekam hidup semakin susah .
    terima kasih Bpk Pembanguna
    terima kasih macan ASEAN
    terima kasih Bpk Jendral Besar H.M Soeharto
    kami rindu Nusantara (Indonesia ) julukan macan ASEAN

  39. Ramli says

    Izin share, Bu Tutut

  40. Asbol Adams says

    Doa saya dan Alfatihah untuk Ibu & Bapak tercinta dari mba Tu6ut dan rakyat Indonesia…

    Wassalam,
    H. Asbol Adams & keluarga

  41. Maemunah says

    Bangga punya presiden..spt bapak..wlu orang lain sll mencibir dg kepemkmpinan bapak..namun sy tetap..bahwa bapak ada orang yg bs melihat ke depan..dengan rencana jangka panjang.repelita 5 thn.dan semua bidang direncanakan dg tertata…
    Insya Allah..bapak dan ibu idola ..dlm kehidupan..

  42. Antoni Siregar says

    Semoga Allah menempatkan Ibu Tien dan Bapak Presiden Soeharto dalam jannatun firdaus, dan putra-putri keturunannya menjadi insan shaleh wal shelahah yg senantia mendoakan kedua orangtuanya. Aamiin…

  43. Jhoni Wasmad says

    Semoga almarhumah ibu Tien dan juga bpk HM Soeharto mendapatkan tempat terbaik disisi Allah…
    Walaupun kami sekeluarga adalah korban ketidakadilan orde baru, namun secara pribadi kami tidak pernah menyalahkan almarhum bapak HM Soeharto dan Alhamdulillah saya pribadi tdk yakin dg berita yg memang santer saat itu mbak..

    Salam hormat utk klrg besar ya mbak

  44. Firman Afriyansyah says

    Assalamualaikum mba…
    Salam kenal, saya Firman Afriyansyah dan saya adik ipar nya bang Guntur Berlian teman mba waktu di Trisakti.
    Semoga bisa komunikatif ya… Makasih
    Wassalamualaikum….

  45. Muhammad Nashir Haer says

    Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.
    Alhamdulillah, Terima kasih atas klarifikasinya mbak Tutut, tadi nya sy adalah salah satu org yg sedikit percaya dgn isu tersebut meskipun tdk yakin 100%. Namun dgn adanya Artikel maka jelaslah sudah masalah yg sebenarnya…
    ngomong2, Kapan ke kampung saya lagi mbak,? seingat saya waktu masih SD mbak tutut pernah mampir ke desa kami di Kabupaten Barru, Kel. Tuwung Sulawesi Selatan untuk meresmikan perkemahan Bumi Lajulo Indah…
    Kami rindu masa2 pak Harto…
    we Always love u All…

Leave A Reply

Your email address will not be published.